DRUG INFORMATION CENTER SISTEM GASTROINTESTINAL
SEMOGA BERMANFAAT

Kamis, 24 Desember 2009


Sistem Gastrointestinal

Sistem pencernaan atau sistem gastrointestinal adalah sistem organ dalam hewan multisel yang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut. Sistem pencernaan antara satu hewan dengan hewan yang lainnya bisa sangat jauh berbeda. Pada dasarnya sistem pencernaan makanan dalam tubuh manusia dibagi menjadi 3 bagian, yaitu proses penghancuran makanan yang terjadi dalam mulut hingga lambung, selanjutnya adalah proses penyerapan sari-sari makanan yang terjadi dalam usus, kemudian proses pengeluaran sisa-sisa makanan melalui anus.

Langkah-langkah proses pencernaan:
  1. pencernaan di mulut dan rongga mulut: makanan digiling menjadi kecil-kecil oleh gigi dan dibasahi oleh saliva
  2. disalurkan melalui faring dan esophagus
  3. pencernaan di lambung dan usus halus: dalam usus halus diubah menjadi asam-asam amino, monosakarida, gliserida dan unsur-unsur dasarnya yang lain
  4. absorbsi air dalam usus besar: akibatnya isi yang tidak dicerna menjadi setengah padat (veses)
  5. veses dikeluarkan dari dalam tubuh melalui kloaka (bila ada) kemudian ke anus
a. Mulut dan Rongga Mulut
Dalam pengertian luas istilah mulut sama artinya dengan rongga mulut. Rongga mulut dimulai dari mulut dan berakhir di faring. Letak mulut pada posisi terminal dan ventral, sedangkan batas rongga mulut berupa epitel berlapis gepeng tanpa tanduk. Sel-sel superfisialnya berinti dan mempunyai granula-granula keratin di bagian dalamnya. Dalam rongga mulut terdapat kelenjar-kelenjar mucus, berfungsi untuk menghasilkan mucus sebagai pembasah dan pelicin makanan. Atap mulut terdiri dari palatum keras dan lunak, diliputi oleh epitel berlapis gepeng. Palatum keras adalah membran mukosa yang melekat pada jaringan tulang, sedangkan palatum lunak mempunyai pusat otot rangka dan banyak kelenjar mukosa pada lapisan submukosanya. Fungsi mulut adalah sebagai penerima makanan. Mulut beberapa hewan sebagai pengambil makanan karena terdapat rahang maksila dan mandibula. Organ-organ didalam rongga mulut antara lain: gigi, lidah, dan kelenjar ludah.

b. Faring
Faring adalah tenggorok atau kerongkongan. Fungsinya untuk alat pernafasan dan pencernaan.

c. Kerongkongan
Kerongkongan (esofagus) adalah tabung berotot pada vertebrata yang dilalui sewaktu makanan mengalir dari bagian mulut ke lambung. Makanan berjalan melewati esofagus dengan menggunakan gerak peristaltik.

d. Lambung
Lambung merupakan suatu kantong dibawah sekat rongga badan. Lambung dapat dibagi menjadi 3 daerah, yaitu daerah kardia, fundus dan pilorus. Kardia adalah bagian atas, daerah pintu masuk makanan dari kerongkongan. Fundus adalah bagian tengah, bentuknya membulat. Pilorus adalah bagian bawah, daerah yang berhubungan dengan usus 12 jari (duodenum). Didalam lambung makanan dicerna secara kimiawi. Dinding lambung tersusun dari 3 lapisan otot yaitu otot melingkar, memanjang, dan menyerong. Kontraksi ketiga macam lapisan otot tersebut mengakibatkan gerak peristaltik (gerak menggelombang) yang menyebabkan makanan dalam lambung diaduk-aduk. Dibagian dalam lambung terdapat kelenjar-kelenjar yang menghasilkan getah lambung. Getah lambung mengandung asam lambung (HCl), pepsin, musin, dan renin. Asam lambung berperan dalam membunuh mikroorganisme dan mengaktifkan enzim pepsinogen menjadi pepsin. Pepsin merupakan enzim yang dapat mengubah proteinmenjadi molekul yang lebih kecil. Musin merupakan mukosa protein yang melicinkan makanan. Renin merupakan enzim khusus yang hanya terdapat pada mamalia berperan sebagai kaseinogen menjadi kasein. kasein digumpalkan oleh Ca2+ dari susu sehingga dapat dicerna oleh pepsin. Tanpa adanya renin sus yang berwujud cair akan lewat begitu saja didalam lambung dan usus tanpa dicerna.

e. Pankreas
Pankreas adalah organ yang memiliki 2 fungsi utama yaitu menghasilkan enzim pencernaan serta beberapa hormon penting seperti insulin. pankreas terletak pada bagian posterior perut dan berhubungan erat dengan duodenum. Beberapa fungsi pankreas adalah:
  1. mengatur kadar gula dalam darah melalui pengeluaran glukagon, yang menambah kadar gula dalam darah dengan mempercepat tingkat pelepasan dari hati
  2. pengurangan kadar gula dalam darah dengan mengeluarkan insulin yang mana mempercepat aliran glukosa ke dalam sel pada tubuh, terutama otot. Insulin juga merangsang hati untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya didalam sel.
f. Usus
Usus adalah bagian dari sistem pencernaan yang bermula dari lambung hingga anus. Pada usus terdiri dari 2 bagian: usus kecil dan usus besar (kolon). Pada usus kecil dibagi lagi menjadi duodenum, jejunum dan ileum, sedangkan usus besar terdiri dari cecum, kolon, dan rectum.

g. Anus
Anus adalah bukaan dari rektum ke lingkungan luar tubuh. Pembukaan dan penutupan anus diatur oleh otot sphinkter. Feses dibuang dari tubuh melalui proses defekasi yang merupakan fungsi utama anus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar